Mengulik Bisnis Jasa Konsultan Politik di Indonesia

March 2018 ยท 2 minute read

Ditambah lagi dengan perkembangan teknologi dan perilaku masyarakat, membuat bisnis jasa konsultan politik berkembang dengan memanfaatkan kehadiran media sosial. Menurut Pangi, kini dampak dan pengaruh media sosial bisa melebihi media-media konvensional yang sudah ada sebelumnya.
Perjalanan 4 Kereta ke Madiun Terlambat, Brebes Banjir
“Media sosial bisa melampaui media mainstream. Jelas makin ke sini makin kompleks, semakin kreatif cara-caranya dan strategi dalam konsultan itu tidak kaku,” tutur dia. Senada dengan Pangi, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, mengungkapkan, ada kebutuhan lebih dari para politisi untuk kepentingan mereka mensukseskan sebuah pemilu. Elite politik yang tadinya masih mengandalkan cara-cara tradisional untuk pemenangan mereka, secara bertahap mulai beralih ke cara modern melalui jasa konsultan politik.
RIFANFINANCINDO - Potensi Besar, Rifan Financindo dan BBJ Gelar Edukasi Pasar
“Ceruk (bisnis) itu memang sedang terbuka, karena pemainnya baru sedikit dan pasar baru terbuka,” ujar Yunarto ketika berbincang di Hotel MilleniumSeiring dengan perkembangan masa reformasi di Indonesia, bisnis jasa konsultan politik secara perlahan mulai bermunculan. Rupanya para politisi pun memerlukan jasa konsultan agar mereka terlinat mentereng di mata rakyat. Jasa konsultan politik dilihat sebagai peluang bisnis ketika pemilihan presiden atau pilpres pertama kali dilaksanakan secara langsung pada 2004 silam, dilanjutkan dengan pemilihan kepala daerah secara langsung juga tahun 2005.
BTN Cetak Laba Rp3,02 Triliun Sepanjang 2017, Naik 15 Persen
“Setelah reformasi, partai politik makin berkembang, mereka mulai berbenah. Ilmu-ilmu tentang kampanye berkembang, tidak monoton, di situ konsultan politik mulai jadi kebutuhan primer bagi politisi,” kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago saat ditemui Kompas.com di kantornya pada Jumat (9/2/2018) lalu.
Go-Jek Gunakan Suntikan Dana Astra untuk Ekspansi Bisnis ke Papua
Pangi menjelaskan, awalnya lembaga riset politik hanya menawarkan jasa untuk melaksanakan survei dan kebutuhan data kuantitatif. Lama kelamaan, kebutuhan politisi semakin kompleks hingga pada ranah untuk strategi pemenangan pemilu, branding, membaca sentimen publik, sampai mencari program apa yang disukai masyarakat.